Jumat, 06 Januari 2023

Bagaimana Cara Investasi Saham yang Benar bagi Pemula? Begini Tipsnya!

 

Cara Investasi Saham


Memulai suatu hal baru kerap kali memang terasa berat, apalagi jika memulai untuk melakukan investasi saham yang diketahui orang sebagai aktivitas yang tinggi risikonya. Pun begitu, jangan biarkan keraguan tersebut menghentikan keinginan Smart People memulai investasi saham yang berpotensi memberikan imbal hasil yang besar di masa depan.

Agar makin percaya diri untuk memulai investasi saham, Smart People bisa kumpulkan sebanyak mungkin cara investasi saham yang tepat bagi pemula. Cara investasi saham inilah yang nantinya bisa Smart People jadikan pedoman dalam mengambil tindakan saat beraktivitas di pasar saham. Simak deretan cara untuk bisa investasi saham bagi pemula tersebut di bawah ini.

1.        Beli Saham yang Tepat

Jika ingin investasi saham yang Smart People lakukan berhasil, maka pilih dan belilah saham yang tepat. Dalam memilih saham yang tepat dan memang layak untuk dijadikan sebagai aset investasi, mulailah dengan menganalisa perusahaan seperti earning per share (EPS), manajemen perusahaan, nilai kompetitif, kondisi finansial, neraca keuangan, hingga laporan laba ruginya.

Selain itu, dalam memilih perusahaan tersebut, pilihlah perusahaan yang memang familier dengan Smart People. Pastikan Smart People mengetahui apa produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut, bagaimana inovasi yang selama ini dilakukannya untuk bisa bertahan, dan lainnya. Hindari memilih saham dari perusahaan yang sama sekali tidak Smart People ketahui sepak terjangnya.

2.        Tentukan Alokasi Dana untuk Investasi Saham

Penting sifatnya bagi Smart People untuk menentukan berapa alokasi dana yang bakal digunakan untuk investasi saham. Jangan tergesa-gesa dalam memulai investasi saham tanpa tahu benar berapa banyak dana yang memang tergolong sebagai ‘uang dingin’, sehingga nanti takutnya malah kebablasan menggunakan dana yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat.

Saat menentukan alokasi dana untuk investasi saham, Smart People juga harus memahami kalau ada dana yang memang bisa digunakan untuk investasi, namun juga ada yang tidak. Jika ingin berinvestasi saham, gunakanlah dana yang sudah Smart People pastikan tidak dibutuhkan atau tidak akan dipergunakan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.

Hal penting yang patut diketahui juga, ada beberapa dana yang sama sekali tidak disarankan untuk Smart People investasikan di pasar saham. Dana tersebut meliputi dana darurat, dana untuk kebutuhan pendidikan anak, dana untuk membangun rumah, dana untuk pergi liburan di tahun mendatang, dan dana yang bakal digunakan dalam kurun waktu 5 tahun lainnya.

3.        Tentukan Cara Investasi

Salah satu ketakutan orang-orang dalam investasi saham adalah takut mengambil keputusan yang salah, sehingga mendatangkan kerugian. Umumnya, ketakutan ini dirasakan oleh para pemula yang baru akan memasuki dunia investasi saham. Jika ini yang Smart People rasakan, tenang saja, ada banyak opsi untuk melakukan investasi saham di luar sana.

Smart People bisa gunakan jasa konsultan saham untuk memberikan pendampingan bagi Smart People dalam berinvestasi saham. Pengelolaan dana untuk investasi saham dan pengambilan keputusan di pasar saham nantinya akan bisa didiskusikan untuk mencapai imbal hasil yang diinginkan. Jika sudah merasa lebih percaya diri, Smart People bisa coba melakukannya sendiri.  

4.        Diversifikasi Saham

Cara investasi saham selanjutnya adalah melakukan diversifikasi saham. Diversifikasi saham merujuk pada penyebaran alokasi dana investasi pada beberapa sektor yang berbeda alias tidak hanya terpusat pada satu sektor saja. Misalnya saja, Smart People memutuskan untuk membeli saham pada sektor pertanian, pertambangan, kesehatan, keuangan, dan lainnya.

Mengapa harus melakukan diversifikasi saham? Alasannya adalah untuk menghindari risiko kerugian yang besar diakibatkan karena buruknya performa sektor saham tertentu. Betapa ruginya Smart People jika semua saham yang dimiliki berada di satu sektor, kemudian sektor tersebut ambruk. Diversifikasi juga akan bisa meningkatkan overall return saat investasi saham.

5.        Persiapkan Diri untuk Potensi Downturn

Saat memutuskan untuk melakukan investasi saham, Smart People harus paham kalau pasar saham itu sifatnya fluktuatif. Hal ini memungkinkan Smart People untuk mengalami loss dari waktu ke waktu. Makanya, sebelum memulai investasi saham, persiapkanlah diri untuk kemungkinan terjadinya downturn di kemudian hari.

Adanya persiapan untuk menghadapi salah satu kemungkinan buruk saat berinvestasi saham akan bisa membantu Smart People untuk bisa berpikir jernih saat hal itu terjadi. Smart People akan bisa terhindar dari kepanikan, yang kemungkinan bisa membuat Smart People melakukan pembelian dan penjualan saham yang ujung-ujungnya hanya akan menambah kerugian.

Raih Imbal Hasil Memuaskan dengan Investasi via RHB Tradesmart ID

Jika sudah mengetahui cara investasi saham, saatnya bagi Smart People untuk memulai petualangan di pasar saham tersebut. Agar bisa merasa lebih mudah dan terbantu dalam melakukan investasi saham nantinya, Smart People bisa gunakan aplikasi trading saham online yang pas digunakan oleh pemula, yakni RHB Tradesmart ID.

RHB Tradesmart ID mendukung aktivitas investasi saham para penggunanya dengan deretan fitur unggulan yang dimilikinya. Tersedia fitur Smart Rate, Smart Fee, Smart Point, hingga Smart Analyzer yang bisa membantu memaksimalkan imbal hasil yang diperoleh dari investasi saham yang Smart People lakukan.

Itulah tadi beberapa cara investasi saham yang bisa Smart People pedomani. Pahami dulu bagaimana cara untuk melakukan investasi saham tersebut, sebelum benar-benar menyelam di bidang saham tersebut. Smart People bisa manfaatkan RHB Tradesmart ID untuk memudahkan aktivitas investasi saham nantinya.

Tak perlu takut untuk memulai investasi saham bagi para pemula. Smart People bisa unduh aplikasi RHB Tradesmart ID untuk merasakan kemudahan dalam menjalankan investasi saham nantinya. 

Sumber:

Royal, James. (2022, November 10). Stock market basics: 9 tips for beginners. Bankrate. Diakses pada tanggal 3 Januari 2023 melalui https://www.bankrate.com/investing/stock-market-basics-for-beginners/#create

Frankel, Matthew. (2022, Desember 22). How to Invest in Stocks: A Beginner's Guide for Getting Started. The Motley Fool. Diakses pada tanggal 3 Januari 2023 melalui https://www.fool.com/investing/how-to-invest/stocks/

David, Chris & Taube, Sam. (2022, Desember 22). How to Invest in Stocks. Nerdwallet. Diakses pada tanggal 3 Januari 2023 melalui https://www.nerdwallet.com/article/investing/how-to-invest-in-stocks

 


EmoticonEmoticon